Merantaulah Selagi Muda

Selagi muda maka merantaulah! Kalau bahasa gaulnya travelling. Travelling dalam hal ini tentunya bukan hanya sekedar jalan-jalan layaknya piknik, tapi lebih merantau dalam artian mencari jalan hidup ke berbagai penjuru dunia. Bahkan ulama islam sebesar Imam Syafii sangat menganjurkan kita untuk merantau. Ini adalah kata mutiara dari Imam Syafii yang saya dapat dari buku Negeri 5 Menara karya Bang A Fuadi.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapat pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

 

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

 

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

 

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

 

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan

Kenapa harus merantau jika  sudah sangat nyaman berada disini???

Zona nyaman memang sangat sulit ditinggalkan, tapi ada kalanya kita harus mencoba keluar dari zona nyaman kita selama ini. Apalagi jika umur kita masih dalam tahap menuju kedewasaan. Percayalah Anda akan mendapatkan pengalaman yang tidak Anda duga sebelumnya.

Sumber: Fuadi, Ahmad. 2009. Negeri 5 Menara. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Komentar

komentar

BACA JUGA  Ketika Hukum Terenggut Arogansi Kekuasaan Petinggi Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.